Pelatihan Pengembangan BUM Desa Kementerian Desa PDTT di Kec Nyalindung Kab Sukabumi : Mewujudkan Pengelola BUM Desa yang Kompeten

IMG-20170128-WA0002Bumdesindo.com (04/02), Sukabumi – Balai Besar Pengembangan Latihan Masyarakat (BBPLM) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), mengadakan Pelatihan Pengembangan BUMDES angkatan I di Aula Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat, pelatihan diselenggarakan pada Tanggal 24 hingga 28 Januari 2017 lalu, diikuti oleh perwakilan lima desa di kec. Nyalindung, yaitu: Desa Kerta Angsana, Desa Wangunreja, Desa Sukamaju, Desa Cisitu dan Desa Bojongsari.

Sementara itu pemateri yang mengisi pelatihan tsb antara lain Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Badan Usaha Milik Desa Se Indonesia (BUMDESINDO) Pupun Purwana, Sekjen DPN BUMDESINDO Efrizal Syarief, Wasekjen DPN BUMDESINDO Samsul Hadi yang juga merupakan Direktur Eksekutif Lembaga Pengembangan Sumber Daya SAETAMA Indonesia, praktisi dari Financial Company Jefriandi Permata dan nara sumber yang dihadirkan al dari perwakilan Dinas PMD Kab. Sukabumi, Bank BNI 46, Diskominfo Kab. Sukabumi.

Seremonial pembukaan pelatihan secara resmi dilakukan oleh Sekjen Kemendesa PDTT Anwar Sanusi di BBPLM Jakarta, dan ditutup oleh Plt. Ka.BBPLM Jakarta Anto Pribadi didampingi Sekcam Kec Nyalindung.

Menurut Dra. Sunariyah, Penggerak Swadaya Masyarakat Madya BBPLM Jakarta, yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pelatihan di Kec Nyalindung ini, tujuan pelatihan ini dimaksudkan untuk mewujudkan Pengelola BUM Desa yang kompeten dalam mengelola dan mengembangkan  BUM Desa, dan tindak lanjut yang diharapkan dari peserta yang semuanya berasal al pengurus BUM Desa, dapat memilih potensi unggulan berdasarkan analisis yang jelas dan dapat menyusun rencana usaha secara lengkap, yang benar-benar akan dilaksanakan.

Materi pelatihan terdiri atas enam pokok bahasan mulai dari DK, Kebijakan Pemerintah, Review Kelembagaan, Kelembagaan BUM Desa, Pengelolaan Usaha, Menyusun  Laporan Pertanggungjawaban dan Pembinaan serta Pengawasan BUM Desa, serta sharing kiat-kiat pengembangan BUM Desa oleh BUM Desa yang tergolong maju di Kec Nyalindung.

Di akhir pelatihan masing-masing desa/BUM Desa membuat rencana kerja tindak lanjut/rencana usaha diantaranya: pemasaran hasil pisang, bata merah, desa wisata, padi dan palawija, gula aren.

Sebagai sarana pendukung keberhasilan tindaklanjut pelatihan, pihak BBPLM memberikan bantuan berupa laptop dan flasdisk pada ke lima BUM Desa yang menjadi peserta.

Menurut Dra. Sunariyah pelatihan ini akan berlangsung 15 angkatan yang mencakup 5 wilayah provinsi. Harapannya para alumni pelatihan akan segera bangkit untuk membangun desa melalui BUM Desa. (SH)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *