Lokakarya “BUM Desa : Gerbang Emas Desa” DPW Bumdesindo Jateng dan DI Yogyakarta

 

 

Bumdesindo.com (25/05), Semarang – Sebanyak 28 DPD Asosiasi Badan Usaha Milik Desa Se Indonesia (BUMDESINDO) Wilayah Jawa Tengah menghadiri lokakarya, yang diselenggarakan oleh pengurus DPW Asosiasi BUMDESINDO pada Tanggal 23 Mei 2016 di Gedung PNFI di Jalan P Diponegoro No 350 Ungaran Semarang – Jateng.

Acara yang bertema “BUM Desa : Gerbang Emas Desa (Gerakan Pembangunan Ekonomi Masyarakat Desa)” juga dihadiri oleh perwakilan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermasdes) Provinsi Jawa Tengah, dan Dinas Bapermasdes Kabupaten Semarang.  Hadir juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi BUMDESINDO Pupun Purwana beserta Wasekjen Asep Iskandar.

Menurut Ketua DPW  BUMDESINDO, Sri Rahayu kegiatan itu dimaksudkan dengan tujuan :

  1. Memberikan bekal dan motivasi kepada DPD seperti yang diharapkan organisasi,
  2. Semua DPD paham akan tugas dan tanggungjawabnya
  3. Menjalin komunikasi dan mempererat hubungan antar DPD dalam wadah BUMDESINDO
  4. Berjuang bersama memajukan organsasi agar bias diterima masyarakat dan dapat dipercaya

Menurutnya kegiatan tersebut juga sekaligus sebagai wahana informasi tentang keberadaan BUMDESINDO yang lebih jelas.

Sementara itu ketua umum DPN Asosiasi BUMDESINDO, dalam sambutannya menekankan kepada persoalan-persoalan administrasi  dan persoalan-persoalan internal organisasi lainnya, seperti  himbauan kepada  seluruh DPD untuk segera mendaftarkan organisasinya ke Kesbangpol, agar DPW dapat segera mendaftarkan ke Kesbangpol di provinsi, dan DPN akan segera dapat mendaftarkannya ke Departemen Dalam Negeri.  Selain itu Ketua Umum DPN Asosiasi BUMDESINDO juga mengharapkan agar semua DPD dapat melakukan seperti apa yang dilakukan oleh DPW dalam hal pendekatan terhadap Bapermasdes di kabupatennya  masing masing, agar diperoleh persepsi yang sama tentang BUM Desa antara asosiasi dan pemerintah.

Lokakarya sehari yang berlangsung cukup menarik ini juga sekaligus sebagai ajang sosialisasi dan sekaligus launching/penerapan sistem BUMDes C-Pay, sebuah konsep bisnis yang diciptakan oleh Asosiasi BUMDESINDO khusus untuk BUM Desa seluruh Indonesia, dengan basis Mobile Application. Dengan sistem C-Pay ini pengguna ponsel akan dimudahkan melakukan semua transaksi, juga sekaligus bisa menjadi PPOB/Branchless Banking, serta mempermudah pengguna melakukan semua transaksi (pembayaran online, transfer dan belanja online).

“Sistem BUMDes C-Pay ini untuk pertama kali akan diuji coba di Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta, untuk kemudian akan diterapkan di semua BUM Desa yang menjadi Anggota Asosiasi BUMDESINDO, sehingga akan terbentuk Business Partner (Community) BUMDes C-Pay. Dengan menjadi anggota komunitas BUMDes C-Pay akan mendapatkan banyak keuntungan, antara lain :

  1. Mendapatkan kemudahan dalam transaksi, sehingga menghasilkan transaksi besar
  2. Dengan platform bank yang dimiliki BUMDes C-Pay, anggota komunitas hanya perlu membuka satu account bank untuk digunakan semua keperluan transaksi
  3. BUM Desa akan mendapatkan revenue sharing
  4. Pemberdayaan komunitas untuk menjangkau daerah terpencil
  5. PPOB (payment Point Online Bank) dengan konsep ponsel yang meminimalkan investasi”.

Demikian yang disampaikan Oleh Asep Iskandar Wasekjen Asosiasi BUMDESINDO.

Pada kesempatan itu juga Perwakilan Bapermasdes Prov Jawa Tengah yang diwakili oleh Kabid Pengembangan Ekonomi Masyarakat  Ady Prabowo, SH, MM menyambut baik hadirnya  Asosiasi BUMDESINDO sebagai mitra kerja pemerintah, “Di dalam UU Desa telah sangat jelas  ada kewenangan desa yang sangat besar yang harus didayagunakan, untuk pembentukan BUM Desa tidak perlu menunggu keluarnya Perbup,  jika musyawarah desa sudah menyepakati maka itu sudah cukup, selain itu saya berharap agar Asosiasi BUMDESINDO harus tetap menjaga integritas pengurusnya, agar organisasi ini terus berjalan dengan baik” ungkapnya di hadapan peserta lokakarya.

Sementara itu perwakilan Bapermasdes Kabupaten Semarang  M. Edy mengharapkan agar sistem aplikasi BUMDes C-Pay bisa diterapkan di BUM Desa di seluruh Kabupaten Semarang, bahkan bisa diterapkan di BUMADES yang merupakan perusahaan badan usaha di tingkat kecamatan.

 

 

DPW dan DPD DI Yogyakarta

DPW dan DPD DI Yogyakarta

Hari berikutnya (24/05) lokakarya serupa digelar di wilayah DI Yogyakarta, dihadiri oleh seluruh perwakilan dari 4 DPD se DI Yogyakarta, pertemuan berlangsung cukup hangat dan meriah, selain menyangkut soal BUMDes C-Pay juga dinamika organisasi Bumdesindo DPW DI Yogyakarta.  Acara ditutup dengan komitmen akan ditindaklanjuti pertemuan yang lebih comprehensive antar DPW dan DPD se DI Yogyakarta dengan mengundang DPN sebagai narasumber. (SHA)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *