BUMDes Diharapkan Bisa Jadi Outlet BNI di Desa

Ilustrasi. Foto: dok jpnn

Ilustrasi. Foto: dok jpnn

http://www.jpnn.com/

JAKARTA – ‎ Wakil Direktur BNI Suprajarto meyakini, kerja sama pihaknya dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) ‎akan mampu mendorong BUMDes menjadi wadah penyaluran dana desa.

Selain menjadi agen bank, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga diproyeksikan menjadi penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) “Kami akan bentuk sistem dan kebutuhan lainnya. Ketika BUMDes jadi agen BNI, bisa dimanfaatkan untuk bisnis dan sebagainya,” ujar Suprajarto, di sela-sela penandatanganan ‎nota kesepahaman BNI dengan Kementerian DPDTT, untuk meningkatkan kualitas BUMDes, Selasa (19/4).

Karena itu Suprajarto mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada Kementerian DPDTT, atas tercapainya kesepakatan kerja sama kali ini. Apalagi mengingat ‎BNI diberi kepercayaan secara aktif meningkatkan pemberdayaan ekonomi kerakyatan, khususnya desa.

“Utamanya, bagaimana kami berperan dalam pelayanan pembentukan BUMDes. Kami sudah all out melakukan pendekatan dengan para kepala daerah. Tapi memang belum secepat yang kami harapkan. Belum ada pandangan yang sama antara kepala daerah hingga kepala desa,” ujarnya.

Menurut Suprajarto, ‎pihaknya berkonsentrasi penuh dalam kerja sama kali ini, karena nantinya bisa menunjuk BUMDes menjadi outlet BNI. “Dana desa juga bisa tersalur lewat BUMDes. Otomatis laporan bisa real time tiap hari, bahkan tiap detik,” ujar Suprajarto.(gir/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *