BUM Desa Melindungi Harga Jual Beli Petani

Pemberian materi pelatihan bumdes di Hotel Grand Vella, Pangkalan Baru Bangka Tengah Kamis (18/5/2017)

Bumdesindo.com (24/05), Pangkalpinang – Kehadiran Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) bukan untuk mematikan usaha – usaha kelompok atau kelompok atau masyarakat yang sudah ada, Bumdes lahir untuk mengelola dan meniagakan produk dan potensi yang ada di Desa.

Hal ini disampaikan Yuedra Effendi Kasubdit Pengembangan Usaha BUMDesa, Direktorat Pengembangan Usaha Ekonomi Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Kamis (18/5/2017), seperti yang dilansir Klikbabel.com.

“Bumdes bukan pradator pembunuhan kelompok usaha yang sudah ada di Desa, akan tetapi bumdes untuk menata kelola produksi sehingga produk siap jual,” Tuturnya.

Ia menambahkan bumdes ada untuk melindungi petani dari permainan haega oleh tengkulak atau pemilik modal. Bumdes tidak memusuhi akan tetapi tengkulak harus bekerja sama dengan Bumdes jadi satu unit usaha terpadu.

“Tengkulak tidak salah karena memang ada kesempatan, bukan berarti bumdes memusuhi, hanya saja melindungi petani dari tangan kapitalis secara langsung,” Ujarnya.

Kasubdit Pengembangan Bumdesa menyebutkan, peran bumdes juga Bumdesa bisa menstabilisasikan kebutuhan pangan, harga Jual beli petani, seeta melakukan kedaulatan dan ketahanan pangan bagi masyarakat yang penyimpanannya di gudang Kecamatan, jika surplus akan suplai pada daerah lain.

“Saat ini penyimpanan bahan baku pangan ada pada Kabupaten Kota bukan Kecamatan, yang seharusnya dikecamatan,”tutupnya.

Sumber : Klik Babel

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *