Asosiasi BUMDESINDO diterima Menteri Desa PDT dan Transmigrasi

 

Menteri Desa PDTT Terima Asosiasi Badan Usaha Milik Desa Se Indonesia (BUMDESINDO)

Menteri Desa PDTT Terima Asosiasi Badan Usaha Milik Desa Se Indonesia (BUMDESINDO)

Oleh : Samsulhadi & Pupun Purwana

bumdesindo.com – Jakarta, 19 April 2016 ; 18.30, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT) Marwan Jafar didampingi Dirjen Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa Ahmad Erani Yustika, dan Sekjen Kemendesa PDTT Anwar Sanusi, menerima kunjungan Pengurus DPN Asosiasi Badan Usaha Milik Desa Se Indonesia (BUMDESINDO), dipimpin oleh Ketua Umum Pupun Purwana, bersama tim al Sekjen Efrizal Syarief, Wasekjen Nanang Kusmardiyanto, Wasekjen Samsul Hadi, Wasekjen Asep Iskandar. Juga hadir Dewan Pengawas Ahmad Yani, Ketua Bidang Hubungan Kerjasama Antar Lembaga M Solihat, serta tim IT Suryana dan Bagus.

Dalam kesempatan itu Ketua Umum BUMDESINDO memperkenalkan personel pengurus Asosiasi BUMDESINDO, sekaligus memaparkan latar belakang berdirinya BUMDESINDO, maksud dan tujuan BUMDESINDO, perkembangan pengurus dan anggota, ruang lingkup program kerja BUMDESINDO,

Pada kesempatan itu pula, ketua umum dan sekjen BUMDESINDO, menyampaikan rencana Mukernas Pertama Asosiasi BUMDESINDO dan permohonan kesediaan Menteri Desa PDTT untuk meresmikan pencanangan Hari Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Desa pada Tgl 20 Mei, pada momentum Hari Kebangkitan Nasional, dalam kerangka Gerakan Pembangunan Ekonomi Masyarakat Desa (Gerbang Emas Desa).

Menteri Desa PDTT Marwan Jafar menyambut baik dan mendukung atas hadirnya Asosiasi BUMDESINDO, yang merupakan bukti nyata dukungan dan partisipasi masyarakat terhadap program-program pemerintah dalam pemberdayaan sumber daya desa, Marwan mengakui keterlibatan masyarakat sipil dalam mengimplementasikan UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa sangat dibutuhkan, mengingat desa memiliki permasalahan yang sangat kompleks.
“Saat ini Kemendesa PDTT telah membentuk pokja masyarakat sipil, sebanyak 300 LSM dan NGO sudah bermitra dengan Kemendesa PDTT, yang merupakan bentuk dari sinergi pemberdayaan, setiap minggu kami melakukan dialog dengan mereka”.

Selanjutnya Menteri Marwan mempersilakan Asosiasi BUMDESINDO untuk mengambil peran dalam pemberdayaan masyarakat desa, dan sebagai langkah lebih lanjut silakan didetailkan dengan Sekjen dan Dirjen.

Sementara itu Dirjen Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa Ahmad Erani Yustika, menyampaikan :
“Salah satu yang menjadi impian kami selama ini adalah penggagasan lumbung ekonomi desa untuk dapat benar-benar terwujud : terutama gagasan dan kelembagaan…
Banyak sumber daya alam di desa yang saat ini tidak diimiliki oleh orang desa”

Menurut Ahmad Erani peran Bumdesa harus fokus dalam tiga hal :
1. Pengelolaan sumber daya alam,
UU no 6 th 2014, menjamin kewenangan lokal sebagai gerak langkah memaksimalkan peran Bumdesa.
2. Rantai logistik, memotong rantai distribusi yang selama ini panjang, untuk mengurangi biaya distribusi hasil produksi.
3. Proses nilai tambah
Di desa itu jangan hanya produk mentah yg dijual, tetapi harus juga dalam bentuk produk olahan, menurut Erani sumberdaya di desa harus dikapitalisasi.

Sementara itu Sekjen Kemendesa PDTT Anwar Sanusi menyampaikan bahwa perlu adanya dialog yang intensif antara pelaku penggerak desa dengan BUMDESINDO, sehingga saling mendukung dalam program peningkatan ekonomi masyarakat desa. (SHA&PP)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *